web statistics

Teman Romantis Part 2 (Cerita Gay 2013)


Malam ini tahun baru 2013.Karna saat itu aku dan Ali sama-sama jomblo jadi kami pun berencana menghabiskan malam tahun baru berdua saja.Sehubungan tahun baru bertepatan hari senin,jadi waktu liburpun lebih lama.Sabtu siang kami pun saling bantu menyelesaikan closing Monthly repot,tepat jam 2 siang dengan kerja sama yg solid walaupun sempat dipandang aneh sama teman-teman sekantor akhirnya closing selesai juga.

Dengan sepeda motor 1,5 Jam jarak tempuh dari kota kami ke Ibukota Palembang.Perjalanan­­ yg cukup melelahkan ditambah teriknya matahari.Sesampai di Palembang,kamipun menumpang istarahat dirumah teman.2 hari 2 malam menjelang tahun baru betul-betul menjadi kenangan tak terlupakan bagi aku dan ali.Aku merasa dia betul-betul sebagai BF tanpa sex buatku.mungkin sedikit mirip dengan film Amphetamine.

Malam tahun baru yang romantispun telah dilewati.Sebelum kami pulang ke kota kami,sejenak kami istirahat dirumah teman.Sambil merebahkan kepalaku diatas perut Ali yang sedang tiduran.Tanpa canggung Alipun membelai rambutku.
“Li,Makasi ya sudah membuat aku bahagia ditahun baru ini”Kataku sambil tersenyum
“Biasa aja Don,Aku senang bila kamu senang”Balasnya sambil tersenyum
“Don aku mau bilang sesuatu ke kamu”Ucapnya sedikit serius
“Apa,,,,,,,bilang aja”Kataku pura-pura cuex
Padahal aku penasaran apa yang ingin dikatakannya.Apakah dia mau menembakku?batinku dalam hati
“Aku suka sama seseorang,tapi aku belum yakin dia baik gak buat aku?jawabnya
Jantungku kembali berdebar-debar.Apaka­­h yang dia maksud itu aku?
“ehm,,,,,,emang siapa si orangnya?Bilang aja,siapa tau aku bias kasih masukan buat kamu “Balasku pura-pura tenang.
“Tapi kamu jangan kaget ya!” Katanya agak takut-takut
“Beres,,,,,,,,,,,,,,­­,,cepetan bilang,jangan buat aku penasaran”Aku pun mulai tak dapat menunjukan penasaranku.
“Eeeeeee,,,,,,,,,,Ka­­yaknya aku suka sama……..Lia” Jawabnya Tegas
Aku pun terdiam sejenak,sedikit kecewa memang.Tapi aku berusaha buat tenang apalagi dia menyukai mantan cewekku Lia.
“Eeeee,,,,,,Gimana ya Li,Kalau aku oke-oke saja kamu suka sama Lia.Toh,aku juga sudah gak ada apa-apa lagi sama dia.
“Iya,makasi Don,Tapi aku belum yakin sama dia.makanya aku Tanya dulu sama kamu.Lia tu orangnya gimana?kenapa kalian kemaren putus?kamu kan belum pernah curhat sama aku” Tanyanya lagi
“Ehm,,,,,gimana ya Li.Aku bukan mau jelek-jelikin Lia.Kalau menurut aku,Lia tu terlalu Prosesif dan banyak menuntut.Jadi aku merasa kurang bebas,kemana-mana selalu ditanya.Lagi pula saat itu aku kan lebih aku sukanya sama kamu”Jawabku genit sambil mencubit pipinya
“Tapi terserah kamu,itu sih menurut aku.Lagipula dibalik itu Lia itu baik kok,dia santun sama orang tua,perhatian dan gak matre”Sambungku lagi.Ku lihat Ali menarik napas panjang seolah-olah berpikir.
“Ya,kita lihat aja nanti Don.Makasi masukannya” Jawab ali sambil mencolek hidungku.

Waktu sudah malam,besok kami mulai kerja kembali.Aku dan ali pun meninggalkan kota Palembang.Tapi sebelumnya kami mapir dulu di Benteng Kuto Besak.waktu menunjukan kira-kira pukul 22.00 Wib.konon katanya saat jam seperti itu banyak Gay yang mencari mangsa di Benteng.Sambil menikmati makanan khas benteng (mie Tek-tek) kami berdua bergurau sambil menikmati indahnya sungai musi dan jembatan Ampera.Kulihat beberapa pasang mata cowok menatap kemesraan kami.Aku pun mengajak Ali segera pulang,karna tak mau cowok-cowok itu menganggap ali sama seperti mereka.Tapi Ali menolak dan bilang
“Biar saja,Aku gak merasa seperti mereka” jawabnya Cuex

Setelah hampir 2 jam di Benteng,kami pun melanjutkan perjalanan.Jalanan Betul-betul macet bahkan mobil sama hampir sam sekali tidak bergerak.Disini lah aku baru tau kalu Ali betul-betul Pembalap hebat.
“Peluk Erat aku Don”Katanya
Melalui celah-celah sempit antara Mobil,Ali menyusup gesit bahkan dia menjadi penunjuk jalan bagi motor-motor lain dibelakangnya.Tak henti-hentinya aku memuji ali sepanjang Jalan.Setengah perjalanan sudah kamiu lewati,Hujan pun Turun tiba-tiba.karna takut Ali demam kau meminta dia untuk berhenti dulu.Dan kami pun Berteduh disebuah pondok bekas rumah makan.Aku dan Ali sama-sam menggigil kedinginan.Kami membuka baju yang Basuh kuyup.Aku dan Ali berlindung dibawah meja besar dari dinginnya angin dan hujan.
“Kamu pucat Don?” Katanya begitu perhatian
“Ah,biasa aja,Kamu tu yang pucat?” Jawabku berbohong.Padahal sebenarnya aku memang betul-betul gak enak badan karena meriang.tapi seharusnya Ali lah yang aku perhatikan Karena dia yang Mengendarai motor pasti dia capek sangat.
Aku sedikit kaget ketika ali memelukku dari belakang dengan suasana gelap dibawah meja.Kurasakan hangat tubuhnya betul-betul menenangkanku.
Hujan pun tak kunjung berhenti padahal Jam sudah menunjukan pukul 2 lebih.Karena besok kami harus kerja.Terpaksa kami melanjutkan perjalanan.Dengan menggunakan Satu jas hujan.Aku dan Ali memakainya bersama berdua, Satu jas untuk dua tubuh,aku memeluknya erat dari belakang.sesampai dikota kami Aku baru melepaskan Jas dan pelukan ke Ali.Sesampai dirumah jam menunjukan Pukul 03.00 Wib.

Besok paginya kami kerja seperti biasa dengan wajah sama-sama pucat.Hal ini menjadi bahan candaan teman-teman.

Bersambung..
Author: ninja
Tags

Similar posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *