web statistics

Kisah gay: Nonton Kuli Onani

Kantorku berada di tingkat 2, sebuah perusahaan jasa kurir, sedangkan lantai bawah merupakan gudang tempat simpan segala macam barang yang akan diantarkan baik didalam kota maupun yang akan dikirim ke luar kota. Setiap harinya dari pagi hingga larut malam, selalu saja ada kegiatan antar jemput barang sesuai dengan permintaan pelanggan. Apalagi servis sampai dalam 1 hari sesuai dengan motto perusahaan membuat kegiatan seakan tidak pernah berhenti di perusahaan ini bahkan dihari libur sekalipun seperti hari ini, hari Minggu, aku masih saja berada di kantor mengawasi kegiatan jasa kurir tersebut. Untungnya aku tak direcoki dengan urusan rumah tangga urusan istri yang merengek minta jatah perhatian, ya bagaimana dapat punya istri orang seperti diriku yang tak doyan memek, mungkin saja suatu hari aku akan beristri sepanjang istriku itu punya kontol, tapi mungkinkah ? Truk barang keluar masuk ke dalam areal kantor, kegiatan bongkar muat barang ditangani oleh 6 orang kuli, masih muda muda, usia sekitar 20 – 30 tahunaa, kekar berotot dada bidang pinggang ramping, kulit hitam berkilat berkeringat terbakar matahari, hmm… membuat kontol dan lobang pantatku selalu saja berdenyut denyut bila mengamati kuli kuli tersebut bekerja. Apalagi mereka hampir setiap hari bekerja dengan telanjang dada dan hanya mengenakan celana jeans cut off butut lusuh aus termakan usia, pheeww… tonjolan diselangkangan mereka yang diapit dua paha kekar berotot berkilat berkeringat membuat diriku hampir hampir tak tahan untuk segera menghambur keselangkangan mereka menyelomoti menjilat mengisap tonjolan kontol tersebut. Sebuah jendela kaca dibelakang bangunan langsung menghadap kamar mandi terbuka tak beratap tempat kuli bongkar muat mandi membersihkan tubuh dan melepas hajat, tempat paling favorit bagiku untuk memuaskan gejolak nafsu birahi durjanaku merancap sambil mengintip kuli kuli tersebut bergantian masuk kekamar mandi baik pagi siang ataupun malam hari, telanjang bulat, tubuh bertonjolan otot mandi dan berak disana. Bila lagi nasib baik aku dapat pula menikmati pemandangan yang sangat erotik yaitu bila seorang kuli sedang ngloco onani melepaskan timbunan pejuh yang berhari hari tidak keluar. Maklumlah, mereka para kuli hanya pulang kerumah sekali seminggu bahkan ada yang sekali sebulan bahkan sekali dalam dua bulan. Ongkos transport pulang pergi dari rumah ke tempat pekerjaan dapat dihemat, dan memang pekerjaan jasa kurir ini terus berlangsung pagi siang malam sehingga mereka dapat mengumpulkan lagi lebih banyak uang dari kerja lembur, over time, ketimbang kesempatan tersebut diambil oleh kuli lain, namun akibatnya gejolak nafsu semburan hormon yang melimpah ruah menjadi tak tersalurkan ke memek istri para kuli tersebut bagi yang sudah beristri, bagi yang belum beristri ya kalo nggak cari lonte ya itu, merancap di kamar mandi dibelakang kantorku. Pagi tadi aku sengaja ke kamar mandi kuli di belakang kantorku dan aku menempelkan gambar seru yang aku ambil dari majalah porno di dinding kamar mandi tersebut. Dua buah gambar hetero, cewe bule dientot dua kontol super gede negro, dan sebuah gambar homo, gay double penetration. Bergegas naik, kejendela belakang kantor yang menghadap kamar mandi tersebut menunggu satu persatu kuli bongkar muat masuk ke kamar mandi dan menonton bagaimana reaksi mereka terhadap gambar seru yang aku tempelkan itu. Bingo! satu persatu kuli yang masuk segera ngaceng berat menatap nanar gambar seru yang aku tempelkan, dan satu persatu pula hari itu mereka merancap masturbasi ngloco kontol ngaceng tegak berdiri dan muncrat, muncrat dan muncraaaat… arrggh. Aku juga berkali kali muncrat sehingga kaca jendela tempat aku menonton kuli merancap berlumuran pejuhku, gaya merancap mereka ekspresi muka ketika muncrat bentuk kontol mereka yang rata rata gede berurat membuat aku tak kuat menahan muncratan pejuhku sendiri ketika menonton sambil merancap. “Ooo… rupanya elo yang setiap kali bikin kotor kaca jendela” Aku terkejut bukan kepalang, hampir putus nyawaku rasanya ketika persis di belakang telingaku Tarjo, cleaner kantor, berkata padaku. Entah berapa lama dia berada disana melihat aksiku menonton kuli merancap, aku keasyikan tak mengawasi lagi kamar tempat aku mengintip apakah berkunci atau tidak sehingga hari ini aku tertangkap basah oleh Tarjo sialan itu. Eh, terasa olehku tonjolan kontol Tarjo menonjok dibokongku dan tangannya memeluk tubuhku dari belakang “!” kontol ngaceng merancap, masturbasi “Enak ya ngintip kuli mandi sambil ngloco” bisiknya sambil mengemut daun telingaku “Hnggh…” aku belum mampu berbicara karena rasa terkejutku yang alang kepalang tadi “Udah ngintip aja lagi sono, tapi… sambil gua entotin lobang pantat loe ye” “Hnggh…” “Kalo loe nggak mau, gue laporin keatasan dan gue sebarin ke kuli itu ternyata elo ngintip kuli mandi sambil ngloco, mau kagak” Tarjo ngoceh sambil jari tangannya mulai menyodok membuka cincin lobang pantatku. Dientot Tarjo ?, ya asal loe tau aja isi hati gue Jo, dari dulu gue udah naksir badanmu yang ketat itu, dalam hatiku tertawa riang, bagaikan mendapat durian runtuh, mengintip kuli merancap sambil dientotin Tarjo. “Iye dah Jo, tapi ngentotnya pelan pelan ya Jo” jawabku seolah olah berat menerima ancamannya. Arrggh…. arrgghh… aku nungging bertumpu di jendela sambil mengintip kuli bongkar muat merancap didalam kamar mandi, sementara kontol Tarjo keluar masuk berkecipak kecipok basah kedalam lobang pantatku, semakin kuat semakin dalam entotan Tarjo sehingga biji peler kami saling beradu nikmat, jembutnya menggelitik pinggir lobang pantatku dan tanganku yang sebelah merancap kontolku sendiri dan crrootth… crrootth… arrgghh… aku muncrat lagi mengenai kaca jendela lagi dan empotan cincin lobang pantatku seirama pancrutanku meremas memilin batang kontol Tarjo yang tertancap disana membuat Tarjo menggelupur menggelijang mengejangkan badannya seirama dengan denyutan batang kontolnya didalam liang peranakanku. Tarjo dengan buas dan brangas menggigit bahuku, menjambak rambutku sampai kepalaku terdongak dan menghunjamkan keperkasaan alat kejantanannya sedalam mungkin kedalam lobang pantatku. “!” kontol ngaceng merancap, masturbasi

Author: ninja
Tags

Similar posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *